PONDASI KEPEMIMPINAN

Posted by Estu Jalu Friday, November 9, 2012 0 comments
Setelah mempelajari tentang smart entrepreneur, smart entrepreneur sebagai senjata ampuh, sikap mental positif, dan teknik menciptakan ide, kini kita akan mempelajari tentang menciptakan visi dan strategi. Sebagai seorang entrepreneur dan sebagai pemimpin, kita wajib mempunyai landasan-landasan strategi kepemimpinan untuk memajukan bisnis.

pemimpin
Tony Buzan

Menurut Drucker, pondasi dari kepemimpinan yang efektif adalah memikirkan visi dan misi organisasi, mendefinisikan, dan menegakkannya secara jelas dan nyata. Pemimpin menetapkan tujuan, menentukan prioritas, serta menetapkan dan memonitoring standar. Adapun menurut Tony Buzan dalam buku The Power of Spiritual Intelegence, visi didefinisikan sebagai kemampuan berpikir atau merencanakan masa depan dengan bijak dan imajinatif, menggunakan gambaran mental tentang situasi yang dapat dan mungkin terjadi di masa mendatang.

"Kepemimpinan merupakan inti dari strategi." kata Jack Trout. Tak seorangpun akan mengikuti anda jika anda tidak tahu kemana mesti melangkah. Akio Morita memberikan arah Sony untuk menemukan pasar-pasar baru dengan sebutan "semangat perintis". "Sony adalah perintis dan tidak pernah bertujuan mengikuti yang lain. Melalui kemajuan, Sony ingin melayani seluruh dunia. Sony akan selalu menjadi penemu hal yang belum diketahui. Sony memiliki prinsip menghargai dan mendukung kemampuan seseorang dan selalu membawa yang terbaik dari seseorang. Ini merupakan kekuatan vital bagi Sony" kata Morita. Sony menciptakan handycam, home video recorder pertama dan floppy disk. Kesuksesannya yang paling terkenal adalah ide Morita tentang Walkman.

John F. Welch, Jr (CEO) dari General Electric menyatakan, "Kami menggunakan tiga prinsip operasi untuk menetapkan suasana dan perilaku di General Electric, yaitu : tanpa perbatasan dalam semua perilaku kami, kecepatan dalam segala hal yang kami lakukan dan peregangan dalam setiap sasaran yang kami tetapkan". Perilaku tanpa perbatasan memadukan dua belas bisnis global besar, masing-masing nomor satu atau nomor dua dipasar, kedalam laboratorium luas dengan produk utamanya berupa gagasan baru, dan disertai komitmen umum untuk menyebarkannya ke seluruh perusahaan. Kecepatan adalah sesuatu yang biasanya tidak ditemukan dalam perusahaan sebesar itu, tetapi General Electric memilikinya dalam bentuk kecepatan pengembangan produk, rancangan daur ulang (dari pesanan sampai pengiriman), penetapan kembali kemampuan dengan mengurangi investasi pabrik dan peralatan. Peregangan berarti menggunakan impian untuk menetapkan sasaran yang melebihi target yang telah ditetapkan.

Meskipun demikian, banyak pemimpin yang tidak memiliki unsur spiritual dalam visi hidup mereka. Tak heran jika banyak pemimpin yang sepintas tampak bahagia, makmur dan sukses duniawi yang melimpah, tetapi hidup dalam kehampaan tanpa makna. The New York Times melaporkan bahwa pendapatan riil telah meningkat lebih dari 16% selama tiga puluh tahun ini di Amerika, namun orang Amerika yang menggambarkan diri mereka sendiri sebagai "sangat bahagia", dalam kurun waktu yang sama, telah turun dari 36% menjadi 29%. Dalai lama mengatakan,"Orang dapat lebih bahagia jika saja mereka saling berbagi kekayaan, berbagi teman yang lebih banyak, nama yang lebih harum, hal-hal positif yang diwariskan, dan  juga berkurangnya penyesalan saat mereka meninggal nanti. Mereka dapat berkata pada diri sendiri, "setidaknya aku telah menggunakan uangku untuk membantu orang lain", demikian juga yang ditulis Howard C. Cutler dalam buku The Art of Happiness at Work.

Pemimpin besar yang tidak bergelimang harta, bahkan tidur ditikar yang membekas pada tubuhnya, bersahabat dengan kemiskinan dan orang-orang yang lemah, tetapi hidupnya penuh makna adalah Nabi Muhammad SAW. Beliau adalah pemimpin yang mempunyai visi menjadi rahmat seluruh alam.

Jadi pada dasarnya, pondasi kepemimpinan yang kuat itu terletak pada diri kita sendiri, semakin kita bisa membawa arah kemana akan pergi dan melangkah, maka akan semakin terang jalan dalam hidup maupun bisnis yang dijalani. Dan pemimpin yang hebat itu bukanlah orang kaya yang bisa menyombongkan hartanya, tetapi orang kaya yang bisa membantu sesama manusia dengan harta yang dimilikinya. Tetap semangat dan tetap Belajar Bisnis ya.. 

Artikel Terkait:

0 comments:

Post a Comment